Reporter: Eko Setyo Atmojo dan Bagong Ngguling
Editor: Semar Sowan
Biro: Klaten Raya – Dapur Timur
Juwiring — Jalan Kabupaten Delanggu–Juwiring kini bukan sekadar jalur lalu lintas, tapi juga arena ujian keimanan dan keseimbangan motor matic.
Sebab, di salah satu titik, pinggir jalan amblas sedalam janji pembangunan yang tak ditepati. 😌
“Longsor ini udah dua tahun, Mas. Tapi kayaknya pemerintah lagi nunggu moment yang pas buat turun tangan—mungkin pas jalan udah jadi sawah,” kata Pak Sumarwan, juru ngopi sekaligus juru bicara rakyat marhaen Juwiring, di warung kopi legendarisnya yang jadi posko darurat informasi, gosip, dan parkiran sandal jepit. ☕
💥 Longsor Bukan Main, Tapi Lampunya Juga Ikut Pensiun
Menurut pantauan tim lapangan SemarBagong.com, sepanjang lokasi longsor itu gelapnya bukan main, kayak hati mantan yang disapa pas udah nikah.
Lampu penerangan? Nihil.
Yang nyala cuma rokok kretek di tangan warga dan semangat ngeteh hangat di tengah gelap gulita.
Saking gelapnya, satu warga nyeletuk,
“Ini jalan apa uji nyali Trans7, Mas? Aku lewat sini tiap malam kayak audisi Pesbukers Gaib.”
🧾 Kades Sudah Lapor, Tapi Suratnya Mungkin Nyasar ke Folder Spam
Kepala Desa setempat mengaku sudah melapor ke pemerintah daerah.
“Sudah kita laporkan tertulis dan juga secara langsung,” katanya dengan wajah yang antara yakin dan lelah.
Menurut intel SemarBagong.com, surat laporan itu kemungkinan masih tertahan di tumpukan disposisi pejabat, tepat di bawah berkas “rapat penting yang belum sempat dijadwal.”
Atau bisa jadi udah dijadikan tatakan gelas kopi di meja staf bidang infrastruktur. ☕📄
😅 Warga Sudah Legowo, Tapi Aspalnya Belum
Sementara itu, warga mulai terbiasa dengan kondisi tersebut.
Ada yang nyeletuk,
“Longsor ini kayak mantan, Mas. Udah lama tapi masih aja kebawa-bawa tiap lewat sini.”
Bahkan, karena tak kunjung diperbaiki, warga mulai memberi nama spot itu:
“Jurang Kenangan” — tempat di mana motor, harapan, dan hati bisa sama-sama jatuh jika tak waspada. 💔🏍️
🧙 Konon Ada yang Pasang Jimat di Pinggir Jalan
Menurut kabar warung, ada beberapa warga yang mulai pasang jimat biar longsornya nggak makin parah.
Ada yang tanam kemenyan, ada juga yang tanam niat baik — sayangnya, yang kedua belum tumbuh-tumbuh. 🌿
Dukun lokal, Mbah Karso, bilang,
“Ini bukan sekadar longsor tanah, ini ujian kesabaran rakyat jelata menghadapi janji pejabat yang longsor duluan.”
🚨 Pesan SemarBagong.com buat Pemda:
Kami dari redaksi dengan rendah hati dan dompet tipis cuma mau bilang:
Kalau hujan datang lagi, jangan sampai warga Juwiring malah bikin lomba renang darurat di jalan kabupaten.
Segeralah perbaiki, biar rakyat bisa lewat tanpa harus doa sapu jagat tiap ngerem di tikungan.
Karena, kata Bagong sambil ngelap gelas:
“Longsor boleh dibiarkan, tapi kepedulian jangan ikut ambrol.” 😏
🟠 SEMARBAGONG.COM – Rakyat Bicara, Pemerintah Harusnya Denger (Kalau Sinyalnya Nggak Hilang).
Edisi Kamis, 30 Oktober 2025
📍Dari Warung Kopi Sumarwan, Kilometer 5, Jurang Kenangan, Juwiring





























