Lucunya rakyat, seriusnya kehidupan.
KLATEN — Tahun baru belum juga bikin kalender kusut, tapi Lapas Klaten sudah tancap gas. Mengawali tugas di Tahun 2026, jajaran pemasyarakatan Klaten ikut Apel Bersama Awal Tahun 2026 yang digelar secara virtual bersama Kemenko Kumham Imipas, Kementerian Hukum, Kementerian HAM, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Apel ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi dan Pemasyarakatan. Meski lewat layar, suasana tetap khidmat. Seragam rapi, kamera on, dan mic dijaga—tak ada yang mau viral gara-gara lupa mute.
Apel bersama ini diikuti seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Kemenko Kumham Imipas, Kementerian Hukum, Kementerian HAM, serta Kementerian Imipas dari berbagai satuan kerja, baik pusat maupun daerah. Dari kantor megah sampai ruang kerja yang kipas anginnya bunyi duluan, semua terhubung dalam satu niat: memperkuat sinergi, soliditas, dan komitmen.
Dalam amanatnya, Menko Kumham Imipas menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, serta peningkatan kinerja aparatur menghadapi tantangan 2026. Pelayanan publik diminta tetap prima—cepat, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Singkatnya: kerja jangan cuma kelihatan sibuk, tapi harus terasa manfaatnya.
Menanggapi kegiatan tersebut, tokoh muda Klaten, Eko Setyo Atmojo, yang juga Ketua DPW Pasukan 08 Klaten sekaligus Ketua Bantuan Hukum (Bahu) Prabowo Klaten, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, apel virtual bukan sekadar formalitas tahunan.
“Apel bersama ini menunjukkan bahwa negara hadir dan serius membenahi tata kelola hukum dan pemasyarakatan. Walau lewat layar, pesan integritas dan pelayanan publiknya tetap sampai. Ini penting supaya aparat tidak hanya taat aturan, tapi juga peka terhadap keadilan masyarakat,” ujar Eko.
Bagong nyeletuk, “Yang penting bukan offlinenya atau onlinenya, tapi jangan off tanggung jawabnya.”
Semar mengangguk, sambil mengingatkan: teknologi itu alat, bukan alasan.
Apel Bersama Awal Tahun 2026 ini juga menjadi sarana menyatukan visi dan langkah seluruh kementerian di bawah koordinasi Kemenko Kumham Imipas. Targetnya jelas: tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berkeadilan—bukan cuma rapi di laporan, tapi terasa di lapangan.
Kegiatan ditutup dengan ajakan menjadikan tahun 2026 sebagai tahun peningkatan kinerja dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Layar boleh dimatikan, tapi komitmen jangan ikut logout.
Karena begitulah hidup di negeri ini:
apel bisa virtual, kerja harus nyata.
Lucunya rakyat, seriusnya kehidupan.





























