Pewarta: Eko Setyo Atmojo
Editor: Tim Semar-Bagong
Biro: Jawa Tengah
Klaten, SemarBagong.com —
Di tengah musim politik yang biasa penuh tebar janji, Bahtiar Joko Widagdo, Wakil Ketua DPRD Klaten, justru tebar ikan nila beneran! Bukan janji, bukan proposal, bukan baliho, tapi 25 ribu ekor ikan nila hidup yang langsung nyemplung di Sungai Pusur, Umbul Cokro, Kecamatan Tulung, Sabtu (1/11/2025).
Acara ini jadi bagian dari perayaan HUT ke-61 Partai Golkar, tapi suasananya bukan ala pesta politik penuh orasi—lebih mirip kenduri rakyat di pinggir kali dengan aroma lumpur, tawa warga, dan semangat gotong royong.
🎣 Dari Sungai, Untuk Rakyat
Sungai Pusur sore itu mendadak ramai. Anak-anak teriak gembira, warga berjejer di tepian, dan Bahtiar dengan santai menebar kantong demi kantong benih nila ke air.
“Tujuannya untuk menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai,” ujarnya sambil nyengir kecil, seperti bapak-bapak yang baru selesai gotong royong bersih-bersih kampung.
Yang ikut hadir: Ketua DPD Golkar Klaten, Basuki Effendi, dan para pengurus partai yang (kali ini) benar-benar turun ke air, bukan cuma ke podium.
Selain tabur ikan, warga sekitar juga dapat paket sembako—bukan amplop politik, tapi beras, minyak, dan kebutuhan pokok yang beneran terasa manfaatnya.
💪 Ketahanan Pangan ala Sungai Pusur
Bahtiar bilang, kegiatan ini bagian dari gerakan ketahanan pangan lokal.
“Kalau sungai hidup, ikan banyak, orang bisa mancing, dan dapat tambahan gizi. Artinya kita bantu ketahanan pangan rakyat,” ujarnya.
Logikanya sederhana, tapi jitu. Daripada mengeluh harga ikan mahal, lebih baik bantu sungainya hidup lagi. Dan kalau nanti warga ramai mancing di Pusur, itu bukan hanya soal ikan, tapi tentang kebersamaan yang kembali tumbuh dari air yang sama.

💰 Gaji Pribadi, Bukan Dana Publik
Nah, ini yang bikin warga manggut-manggut: semua dana pembelian benih ikan berasal dari gaji pribadi Bahtiar.
“Ini dana pribadi, bukan bantuan siapa-siapa. Kita sisihkan dari gaji. Niatnya sederhana, ingin berbuat sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Di zaman banyak pejabat berlomba-lomba pasang foto di baliho, Bahtiar justru pilih pasang ikan di kali.
Sederhana, tapi ngena.
🗣️ Dekat dengan Rakyat, Tanpa Protokoler
Selepas acara, Bahtiar nongkrong bareng warga. Ngopi di warung bambu pinggir kali, ngobrol santai soal harga sembako, jalan rusak, sampai anak muda yang susah cari kerja.
Tidak ada jarak, tidak ada mikrofon, hanya obrolan tulus antara wakil rakyat dan rakyat yang diwakilinya.
🌿 Politik yang Membumi
Buat SemarBagong.com, aksi seperti ini layak dicatat sebagai contoh politik yang membumi: bukan politik panggung, tapi politik gotong royong.
25 ribu benih nila itu bukan cuma isi sungai, tapi isi hati rakyat yang ingin melihat pejabatnya benar-benar turun tangan, bukan sekadar turun spanduk.
🟢 SemarBagong.com — Politik Satir, Rakyat Guyub, dan Kebenaran yang Disajikan dengan Senyum.





























